Senin, 26 Maret 2012

makalah ilmu kalam

MAKALAH PENGERTIAN ILMU
KALAM , TAUHID SERTA SEJARAH MUNCUL DAN RUANG LINGKUPNYA
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah ilmu kalam




Dosen Pembimbing
H. M.imdadur Rohman.MH.I


Disusun oleh:
Danang Purbo Raharjo ( C04211062 )
Fasilatul lailiyah              (C04211071)
M.Sukron                             ( C04211090  )



PRODI EKONOMI SYARIAH ( C )
FAKULTAS SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
SURABAYA
2011
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayahnya kami bisa menyelesaikan tugas dengan judul “ PENGERTIAN ILMU KALAM TAUHID SERTA SEJARAH MUNCUL DAN RUANG LINGKUPNYA
”. Shalawat serta salam tetap tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW. Yang mana beliau telah memberikan kita petunjuk kepada jalan yang benar.
Tema ini diberikan kepada kami sebagai tugas mata kuliah dan diharapkan nantinya dapat membantu dosen pengajar dalam menyampaikan materi kuliah di kelas.
Akhir kata, perkenankanlah kami memohon do’a restu atas makalah ini. Dan hanya kepada Allahlah kita berlindung dan mengharapkan taufiq serta hidayahnya.
Akhirul kalam. Ihdinas shiratal mustaqim. tsumma assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatu

                                                                                         
September , 2011
                                                                             
Penulis












BAB 1
PENDAHULUAN


A.Latar Belakang
Aqidah ilmu kalam sebagaimana diketahui, membahas ajaran-ajaran dasar dari suatu agama. Setiap orang yang ingin menyelami seluk-beluk agamanya secara mendalam, perlu mempelajari akidah yang terdapat dalam agamanya. Mempelajari akidah/teologi akan memberi seseorang keyakinan-keyakinan yang berdasarkan pada landasan yang kuat , yang tidak mudah diombang-ambingkan oleh peredaran zaman.
Teologi dalam Islam disebut juga ilmu At-Tauhid. Kata Tauhid mengandung arti satu/esa dan keEsaan dalam pandangan Islam merupakan sifat yang terpenting diantara sifat-sifat Tuhan. Teologi Islam disebut juga ilmu kalam.

B.Rumusan Masalah
            1. apa pengertian dari ilmu kalam ?
            2. apa pengertian dari tauhid  ?
            3. bagaimana sejarah muncul imu kalam ?
            4. apa saja ruang lingkup ilmu kalam ?

C.Tujuan

            1.untuk mengetahui pengertian dari ilmu kalam ?
            2. untuk mengetahui apa pengertian dari tauhid  ?
            3 untuk mengetahui sejarah muncul imu kalam ?
            4. untuk mengetahui  ruang lingkup ilmu kalam ?


Sabtu, 05 Maret 2011

makalah pancasila


HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945
MAKALAH
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah pancasila







Dosen Pembimbing
MOH.SYAFUL BAHAR S.AG ,M.SI
Disusun oleh:
Danang Purbo Raharjo ( C04211062 )
M.Muzayyin Habib Irsyad ( C04211087 )
Indah Sagita ( C04211081 )
Fitri Nur Mahmudah ( C04211073 )
Neni Errin Novidiana ( C04211107 )

PRODI EKONOMI SYARIAH ( C )
FAKULTAS SYARIAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
SURABAYA
2011






KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayahnya kami bisa menyelesaikan tugas dengan judul “ HUBUNGAN PANCASILA DENGAN UNDANG-UNDANG 1945
”. Shalawat serta salam tetap tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW. Yang mana beliau telah memberikan kita petunjuk kepada jalan yang benar.
Tema ini diberikan kepada kami sebagai tugas mata kuliah dan diharapkan nantinya dapat membantu dosen pengajar dalam menyampaikan materi kuliah di kelas.
Akhir kata, perkenankanlah kami memohon do’a restu atas makalah ini. Dan hanya kepada Allahlah kita berlindung dan mengharapkan taufiq serta hidayahnya.
Akhirul kalam. Ihdinas shiratal mustaqim. tsumma assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatu

                                                                                         
September , 2011
                                                                             
Penulis






BAB I







A. Latar Belakang

Pancasila adalah nilai-nilai kehidupan Indonesia sejak jaman nenek moyang

sampai dewasa ini. Berdasarkan hal tersebut terdapatlah perbedaan antara

masyarakat Indonesia dengan masyarakat lain. Nilai-nilai kehidupan tersebut

mewujudkan amal perbuatan dan pembawaan serta watek orang Indonesia.

Dengan kata lain masyarakat Indonesia mempunyai ciri sendiri, yang merupakan

kepribadiannya.

Dengan nilai-nilai pulanglah rakyat Indonesia melihat dan memecahkan masalah

kehidupan ini untuk mengarahkan dan mempedomani dalam kegiatan

kehidupannya bermasyarakat. Demikianlah mereka melaksanakan kehidupan yang

diyakini kebenaranya. Itulah pandangan hidupnya karena keyakinan yang telah

mendarah daging itulah maka pancasila dijadikan dasar negara serta ideologi

negara. Itulah kebulatan tekad rakyat Indonesia yang ditetapkan pada Tanggal 18

agustus 1945 melalui panitia persiapan kemerdekaan Indonesia. Kesepakatan

bersama tersebut sipatnya luhur, tiada boleh diganti ataupun diubah. Masyarakat

pancasila pulalah yang hendak kita wujudkan, artinya suatu masyarakat Indonesia

modern berdasarkan nilai luhur tersebut.

Untuk mewujudkan masyarakat pancasila, diperlukan suatu hukum yang berisi

norma-norma, aturan-aturan atau ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan

dan ditaati oleh setiap warga negara Indonesia. Hukum yang dimaksud yaitu UUD

1945 sebagai hukum dasar tertulis dinegara kita.




D. Maksud Dan Tujuan

Dengan ditulisnya makalah ini penulis berharap dapat sedikit membantu

memberikan gambaran bahwa tujuan mempelajari pancasila adalah untuk

mempelajari pancasila yang benar mengamalakan pancasila dan mengamalkan

pancasila.

Mempelajari pancasila yang benar, yakni yang dapat di pertanggung jawabkan

baik secara yuridis, konstitusional, maupun secara objektif – ilmiah. Secara

yuridis – konstitusional artinya kerana pancasila adalah dasar negara yang di

pergunakan sebagai dasar mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan negara.

Oleh karena itu setiap orang boleh memberikan pengertian atau tapsiran menurut

pendapat sendiri.

Secara objektif – ilmiah artinya karena pancasila adalah suatu paham filsafat,

suatu philoshofical way of thingkin atau philoshophical sistem sehingga uraian

harus logis dan diterima oleh akal sehat.